Sabtu, 11 Juli 2009

Sarapan Terbaik dan Terburuk buat Anda

Sarapan sudah pasti perlu buat Anda. Tapi benarkah sarapan yang Anda santap benar2 sehat dan baik bagi tubuh Anda? Berikut ini adalah 8 sarapan pagi yang paling sering dinikmati oleh orang2 di dunia. Mana yang baik? Mana yang buruk? It’s your choice….



1. KOPI

Buat Anda penggemar kopi, minum kopi di pagi hari (bahkan double-shot Americano sekalipun) ternyata memberikan manfaat yang luar biasa buat kesehatan Anda. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena diabetes, sakit jantung, perut kembung, Parkinson, batu ginjal, dan cirrhosis. Dari semua jenis kopi, Black Coffee adalah yang terbaik, terutama buat wanita. Tapi kalo gak tahan ama pahitnya, Anda bisa menambahkan susu pada kopi Anda.



2. COKLAT

Makan coklat di pagi hari? Why not? Cobalah Coklat hitam yang mengandung 70% cocoa. Jenis ini terbukti memberikan manfaat pada kesehatan tubuh. Selain memiliki kadar gula rendah, coklat hitam adalah sumber antibodi tubuh polyphenol dan flavonoid antioxidant (sama seperti kandungan green tea). Makan coklat hitam secara teratur di pagi hari akan mengurangi risiko pengentalan darah, stroke, sakit jantung, dan menurunkan tekanan darah. Coklat hitam pun telah terbukti meningkatkan semangat kerja, memperbaiki mood, dan memberikan energi yang diperlukan bagi aktivitas Anda seharian. Tapi hati-hati… Jangan makan lebih dari 2 ons / hari karena kalori coklat cukup tinggi untuk membuat tubuh Anda membengkak.



3. SODA :

Ada yang minum soda di pagi hari? Hmm… ini cara buruk buat memulai pagi Anda. Sirup dengan kadar fruktosa tinggi, soda, dan pemanis buatan yang terdapat dalam minuman soda dapat merusak pangkreas Anda, yang menyebabkan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, dan meningkatkan berat tubuh. Jika kebiasaan ini diteruskan, lama-lama Anda akan mengidap penyakit diabetes. Asam phosphoric dalam minuman bersoda pun berpotensi mengikis tulang, membuat Anda jauh lebih cepat terkena osteoporosis.



4. OATMEAL :

Banyak orang meyakini kalau bubur oatmeal adalah sarapan kesehatan paling ideal. Tapi belakangan, Boston Hospital menemukan bahwa oatmeal yang disantap anak-anak terus-menerus setiap hari akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh yang justru menghambat proses berpikir mereka. Walau baik bagi kesehatan tubuh, tidak ada salahnya memberikan anak-anak sarapan yang bervariatif seperti omelet, sayuran, dan buah-buahan.



5. PIZZA :

Walau bukan makanan sehat (karena tergolong junk food), pizza ternyata mengandung bahan-bahan yang menyehatkan. Saos tomat di dalam pizza, mengandung lycopene yang merupakan antioksidan terkuat saat ini. Selain mencegah kanker, lycopene juga membantu penurunkan kolesterol dan tekanan darah. Pizza vegetarian adalah varian yang terbaik untuk sarapan Anda. Hindari sarapan pizza yang memakai topping sosis, peperoni, daging, dan parmesan yang buanyak.



6. TELUR :

Oke… telur memang menempati peringkat pertama makanan berkolesterol tinggi. Tapi dari hasil survei terhadap 115.000 pria dan wanita Amerika, Dinas Kesehatan USA tidak menemukan adanya risiko penyakit jantung yang dialami oleh para pemakan telur itu. Wanita yang makan telur lebih dari satu perhari justru yang paling rendah kemungkinan terkena penyakit jantung. Selain itu, telur merupakan sumber protein terbesar dan mengandung Asam Omega-3 yang mencegah pikun.



7. IKAN :

Sarapan atau makan ikan 2 kali seminggu dapat menekan risiko terkena sakit jantung dan penyumbatan pada jantung. Ikan pun mengandung Asam Omega-3, dan mencegah risiko terkena diabetes dan Alzheimer. Ikan yang paling baik buat kesehatan Anda adalah ikan sarden, herring, anchovies, salmon, mackarel kecil. Ikan2 besar seperti iklan pedang, ikan tile, tuna, dan hiu pun sangat bermanfaat pada tubuh.



8. GULA BUATAN :

Sebuah iklan menyebutkan bahwa gula buatan baik bagi tubuh dan mencegah kegemukan. Namun survei yang dilakukan Purdue University-Amerika baru-baru ini justru membuktikan bahwa baik gula asli atau buatan, ternyata sama-sama berpotensi membuat tubuh melar.



So dijaga aja deh agar jangan terlalu berlebihan mengonsumsi gula buatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar